Senin, 22 Juli 2013

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Makhluk hidup memerlukan lingkungan tertentu untuk tempat hidupnya. Tempat makhluk hidup disebut habitat.
Ciri-ciri makhluk hidup, antara lain :
1. makan dan minum
    Jenis makanan yang dimakan berbeda-beda. Makanan yang dibutuhkan manusia yakni makanan yang sehat. Makanan dapat bersumber dari hewan dan tumbuhan.
2. bernafas
    Makhluk hidup bernafas untuk menghirup oksigen dari udara sekitar.
3. peka terhadap rangsangan
    Manusia menerima rangsangan melalui indranya (mata, telinga, hidung, kulit, dan lidah).
4. berkembang biak
    Makhluk hidup berkembang biak untuk mempertahankan kelestariannya. Manusia berkembang biak dengan cara melahirkan, sedangkan hewan berkembangbiak dengan melahirkan (vivivar), bertelur (ovivar), dan melahirkan bertelur (ovovivar).
5. bergerak
    Semua makhluk hidup dapat bergerak. Manusia berjalan, berlari, serta menggerakkan anggota tubuhnya. Hewan berenang, merayap, ataupun terbang. Tumbuhan bergerak menghisap makanan.
6. tumbuh
    Pertumbuhan suatu makhluk hidup dapat dilihat dari perubahan tubuhnya (berat, tinggi., ataupun besar).
7. memerlukan suhu tertentu
    Makhluk hidup memerlukan suhu tertentu untuk kelangsungan hidupnya.
8. mengeluarkan zat sisa
    Makhluk hidup mengeluarkan zat sisa dari dalam tubuhnya. Manusia mengeluarkan keringat, air seni, dan kotoran. Hewanpun mengeluarkan kotoran.

Sabtu, 20 Juli 2013

DATING ADVICE

       Siapa yang sudah berpacaran hayoo? Saat ini, kita akan membahas ‘dating advice’. Apa itu dating advice? Apa sih yang membuat diri kita ingin memulai untuk berpacaran? Bagaimana memulai berpacaran? Memang, apa keuntungan dari berpacaran? Apa tujuan diri kita dalam berpacaran? Banyak pertanyaan yang seringkali muncul dibenak pikiran kita mengenai hal ini. Yuuk mari kita mulai bahas hal ini satu-satu.

      Sebelum kita beranikan diri untuk berpacaran, ada baiknya membuat prinsip terlebih dahulu. Prinsip ini akan menjadi patokan kita ketika ingin memulai berpacaran. Kok bisa ya? Ya, jelas bisa. Sebab, ketika kita berani memberikan hati kita kepada kekasih maka disaat itu pinsip kita berjalan. Saya akan membagikan sebuah prinsip dalam berpacaran, antara lain ;
a.    Takut kepada Tuhan,
b.    Satu keyakinan/agama,
c.    Tidak memandang ganteng/cantik, kaya/miskin dll,
d.    Rela disakiti,
e.    Memiliki pendirian yang teguh,
f.     Tidak boleh cengeng/manja (walau pada dasar’a ingin dimanja),
g.    Tidak mengekang urusan kekasih, dan sebagainya.

Nah, mengapa kita ingin berpacaran? 
Sebenarnya, apa sih berpacaran? Jangan hanya ingin pacaran saja tetapi tak tahu apa arti sebenarnya. 
Berpacaran adalah tahap pertama untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Makanya, jangan cepat-cepat pacaran nanti cepat dikawinin lho hehe. Disaat berpacaran inilah, kita dapat mengenal sosok kekasih kita melalui keluarganya bahkan pergaulannya. Memang, kebanyakan yang terlihat hanya dari kulit luarnya saja. Tetapi, kita bisa meyakini bahwa kekasih yang kita pilih ini yang terbaik.

Bagaimana kita dapat menyakini bahwa kekasih yang kita pilih adalah yang terbaik? Walau kita melihatnya seperti dengan sebelah mata, tetapi pastikan sebelum kita menerima cintanya, Tuhan lebih dahulu mengenal sosoknya. Dengan demikian, ketika ada seseorang yang ingin mencintai kita. Kita harus berdoakan kepada Tuhan, apakah dia adalah yang Tuhan pilih untuk hidup kita?’. Hal ini, agar nantinya kita tidak menyesal dengan apa yang telah kita terima.

Lalu, apa itu ‘dating advice’? Dating advice merupakan saran berpacaran. Pastinya, saran berpacaran yang positif lho. Pada saat usia berapa sih biasanya orangtua menyarankan kita boleh berpacaran? Sebagian besar orangtua memberikan saran demikian ‘nak, kamu harus sukses dulu baru berpacaran’. Tetapi, anak jaman sekarang malah mudah bahkan cepat sekali untuk ingin berpacaran. Sehingga mudah pula untuk bergalau ria hehe.
Ada beberapa saran berpacaran yang pastinya telah kita ketahui bersama, yakni ;
1.    Jika ingin berpacaran, pacaranlah yang sehat!
2.    Jika orangtua belum mengizinkan berpacaran, ya jangan backstreet (kalau backstreet berarti sudah tidak patuh kepada nasihat orangtua)!
3.    Perkenalkan kekasihmu kepada keluargamu, agar mereka saling mengenalnya!
4.    Berpacaranlah ketika diri kita memang telah memiliki penghasilan sendiri (tidak membebani orangtua)!
5.    Boleh berpacaran, asal jangan mengganggu sekolah/kuliahmu!
6.    Jangan masih diluar rumah ketika sudah jam 21:00 WIB!
7.    Pentingkan pendidikanmu daripada pacaran!
8.    Jika memang saatnya ibadah, ya ibadah. Jangan malah jalan-jalan sama kekasih.
9.    Jika ada masalah diantara kalian, selesaikan dengan kepala dingin!
10. Perhatikan kekasihmu!
11. Jangan ‘bermain’ dalam bercinta!
12. Saling membantu!
13. Percayakan dan jadikan kekasihmu sebagai yang terakhir dalam hidupmu!
14. Berikan kepedulian, kesetiaan, dan kejujuran kepadanya!
15. Raihlah masa depan kalian yang cemerlang bersama-sama!

Dengan demikian, semoga artikel ini bermanfaat, dapat menjadikan diri kita menjadi manusia baru yang tidak terlalu mudah untuk jatuh hati/berpacaran dan bahkan tidak terlalu muda untuk berkeluarga/menikah.

Terima kasih.

Sabtu, 06 Juli 2013

KOMITMEN DALAM RELATIONSHIP

KOMITMEN DALAM RELATIONSHIP

Apa itu relationship?  Apa itu komitmen? Apa saja komitmen yang harus ada dalam relationship.
Disini saya akan memberikan artikel mengenai kedua ini. Terlebih dahulu saya akan memaparkan mengenai relationship. Mengapa bukan komitmen saja yang harus saya paparkan terlebih dahulu? Sebab,  komitmen ada ketika kita memiliki relationship.
Relationship dalam bahasa Inggris diartikan sebagai hubungan. Relationship ini bisa saja terpaku kepada seorang wanita dan pria. Bagaimana kita dapat memiliki hubungan (relationship) yang baik kepada orang lain? Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar hubungan (relationship) kita kepada orang lain terjalin baik, antara lain ;
1.    Perkenalan (Introduction)
Perkenalan (introduction) merupakan hal yang utama. Mengapa? Sebab, bagaimana bisa kita mengenal orang lain jika tanpa ada perkenalan. Kan tak lucu apalagi kalau sudah dibilang SKSD (sok kenal sok dekat) hehe. Dengan demikian, ada pepatah yang mengatakan ‘tak kenal maka tak sayang’. Pernahkah terfikirkan dibenak kita, mengapa ada pepatah itu? Pastinya pernah, mengapa tidak? Pepatah itu sudah seperti tak asing lagi didengar oleh telinga kita. Sehingga, melalui tahap kita dapat bertukar nomer handphone bahkan alamat rumah. Oww alhasil sungguh memuaskan karena kita dapat mengenal satu dengan yang lain.

2.    Penyesuaian diri (adaptation)
Penyesuaian diri (adaptation) merupakan reaksi yang harus menyeimbangi  adanya perkenalan (interaction). Maksudnya apa? Setelah melakukan introduction, kita harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana kita berada agar ada kekhasan khusus setelah berkenalan dengan orang lain sebelumnya. Dimana kekhasan khusus ini bisa diartikan sebagai pesona yang kita dapatkan dari seseorang melalui introduction. Dari pesona ini dapat dituangkan kepada orang lain melalui sms-an, chatting, nge-date bareng dan sebagainya. Tetapi, kita perlu waspada dan mawas diri terhadap respon dari orang tersebut.

3.    Interaksi (Interaction)
Interaksi (interaction) merupakan tahap pengaplikasian dari kedua hal diatas. Ketika telah mengenal baik-buruk seseorang melalui introduction and adaptation maka akan mempermudah kita untuk dapat memilih kepada siapa kita dapat menjalin good relationship.

Apa sih Komitmen itu? Seseorang akan memiliki sesuatu komitmen ketika telah menemukan jati diri. Komitmen yang telah kita miliki harus tertanam dalam diri kita. Mengapa? Sebab, komitmen ini memiliki suatu kekuatan. Dimana salah satu contohnya ketika kita ingin berkeluarga maka yang dipertanyakan ‘apa komitmenmu untuk menaungi sebuah keluargamu kelak?’. Pertanyaan ini sangat luar biasa, sehingga kita harus menjawabnya dengan penuh keyakinan. Jika kita dalam berpikir, bertindak, dan berkata tanpa penuh keyakinan maka seperti sia-sialah semua yang telah kita perjuangkan.
Bagaimana kita dapat berpegang teguh pada komitmen kita? Tuhan mengetahui apa komitmen yang terucap dan tertanam dalam diri kita. Ada beberapa tips yang dapat saya berikan agar komitmenmu terjalin baik serta harmonis didalam hubungan (relationship), yakni ;
1.    Buatlah suatu komitmen secara matang,
2.    Doakan kepada Tuhan, apa komitmen yang telah kita buat agar Dia dapat memampukan hidupmu,
3.    Tanamkan keyakinan dalam diri bahwa setiap apa yang kita lakukan itu akan membuahkan hasil yang terbaik, dan
4.    Tetap setia dalam menjalin relationship.

Dengan demikian, bangunkanlah suatu komitmen didalam setiap relationship kepada orang lain agar perjuangan hidupmu tidak sia-sia melainkan mendatangkan kebahagian dimasa kelak. 

ASMARA CINTA

ASMARA CINTA


Apa itu asmara? Apa itu cinta? Apa hubungan asmara dengan cinta?
Disini saya akan memberikan artikel mengenai kedua ini. Asmara adalah perasaan yang tiba-tiba muncul saat melihat seseorang. Ini seperti cinta pandangan pertama. Tapi maksud sini, masih sekedar perasaan suka. Suka belum berarti sayang dan belum berarti mau berhubungan ya hehe.
Lalu, cinta adalah hak individual setiap insan untuk menikmati perasaan yang mendalam kepada satu lawan jenisnya. Bagaimana perasaan yang mendalam itu? Perasaan yang mendalam akan terlihat sewaktu kita PDKT (Masa Pendekatan). Dimasa ini, kita memberikan suatu clu seperti rasa
perhatiaan, saling mengerti hingga sampai titik dimana akan ada satu
kalimat 'I LOVE YOU' and 'I LOVE YOU TOO'. Yeaaah, cinta itu indah bila dijalankan dengan penuh keyakinan dan ketulusan hati.

Hubungan Asmara dengan Cinta sudah sangat jelas dari paparan diatas. Yakni Cinta hadir ketika adanya bulir-bulir asmara kepada lawan jenis kita. Inilah kekuatan cinta yang dapat mempersatukan dan menjadikan sebuah pasangan.


^Natalia^

Selasa, 24 Juli 2012

-

Tuhan memberikan anak-anak nya untuk merasaa suka citaa,duka bahkan sakit penyakit. Namun, semua itu tak akan di biarkan berlama lama dirasakan o/ anak-Nya. Adakala orang sakit tak sembuh akibat ketidakpekaan keluarga/dirinya mendekat dgn Tuhan bahkan atau karenaa keterputusan hubungan relasi nya dengan Tuhan.
aaaaa Tuhan jangan kau lepaskan kami tapi bimbing terus dan jangan kau ingat sgla pelanggaran kami tapi ampuni kami.
thanks for all,God :)

Jumat, 20 Juli 2012

thanks, God
thou intreated us to reach our future,
I was able to prove to our parents,
that,
we can provide a little joy to our family.

♡♡♡♡♡♡♡  :* :* :* :* :* :* :*

TI & K . .

Jaringan Internet (2000)
Sebelum tahun 1999 sebenarnya secara parsial Departemen Pendidikan Nasional telah banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan maupun menjalankan program yang berhubungan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), utamanya untuk sarana komunikasi antar institusi dan otomatisasi pendataan. Beberapa diantaranya adalah pembuatan mailing list untuk komunikasi langsung antara pusat dengan daerah, menggalakkan pembuatan web site bagi sekolah untuk penyebaran informasi bagi sekolah tersebut serta penyusunan berbagai program pendataan berbasis TIK.
Namun, untuk pengembangan infrastruktur secara nasional dan dalam jumlah besar dilaksanakan oleh Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) pada tahun 2000 dalam sebuah program yang disebut dengan Jaringan Internet atau Jarnet.
Latar belakang program ini adalah untuk mendukung pemercepatan internetisasi sekolah-sekolah di Indonesia khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK. Hal ini karena SMK mulai diwajibkan untuk memiliki alamat email dan juga diminta untuk memiliki web site untuk sarana promosi sekolah masing-masing. Hal ini ditandai dengan perkembangan mailing list Dikmenjur yang pada awalnya hanya memiliki 2 orang anggota dan saat ini telah memiliki 5700 anggota dengan rata-rata komunikasi sebesar 600 email per-bulan.
Tujuan dari program ini adalah:
  1. Mempercepat pelaksanaan Internetisasi di SMK Negeri dan Swasta.
  2. Meningkatkan komunitas antar SMK.
  3. Mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang dimiliki.
  4. Menyediakan sarana mendapatkan informasi terkini dan media pembelajaran bagi warga sekolah dan masyarakat umum.
  5. Menyediakan media promosi sekolah dalam rangka peningkatan minat/animo masyarakat terhadap SMK.
  6. Menjadikan jarnet bagian dari unit produksi agar mengembangkan warnet di sekolah.
Dengan demikian bantuan Jarnet di sekolah selain untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi informasi kepada segenap warga sekolah, juga untuk memberi dorongan agar sekolah dapat meningkatkan kinerjanya dengan mendayagunakan komputer yang ada, serta memperkenalkan Internet sebagai sarana mencari informasi dan sarana komunikasi yang efektif dan efisien.
Bantuan Jarnet ini dimaksudkan agar digunakan untuk pengadaan peralatan dan pelatihan pemasangan jaringan lokal (LAN) di sekolah.
Program pengembangan Jaringan Internet diperuntukkan bagi semua SMK Negeri/ Swasta di Kabupaten/Kota. Sampai dengan tahun 2003 terdapat 744 SMK yang sudah memiliki jaringan Internet melalui program Jarnet ini.
Jaringan Informasi Sekolah (2001 – 2002)
Senyampang dengan mulai menjamurnya kebutuhan terhadap internet yang diakibatkan oleh program Jarnet, maka kebutuhan infrastruktur dan sarana komunikasi juga semakin meningkat. Khusus mengenai infrastruktur, sebagian besar sekolah yang ada di kabupaten dan kota hanya memiliki komputer yang memiliki spesifikasi yang amat rendah. Bahkan banyak yang tidak memiliki harddisk.
Namun, karena minat yang amat tinggi, mereka juga berkeinginan untuk memiliki jaringan yang terhubung dengan internet.
Pada tahun 2001, pengembangan program cloning sedang marak dimana-mana, yaitu memanfaatkan 1 komputer yang memiliki kapasitas besar dan dibagi ke komputer-komputer lainnya melalui sistem jaringan. Sehingga sekolah tidak perlu membeli banyak komputer lagi, namun cukup membeli 1 komputer yang berkapasitas besar. Namun, pengetahuan ini masih amat terbatas, karena dibeberapa tempat menjadi sebuah lahan bisnis yang menggiurkan dan ditawarkan dengan harga yang cukup tinggi.
Oleh Depdiknas, program ini kemudian dipelajari dan disebarluaskan ke seluruh propinsi agar dapat diterapkan di sekolah-sekolah.
Disisi lain, perkembangan TIK yang cukup pesat membutuhkan SDM yang handal, juga membutuhkan sarana komunikasi dan diskusi bagi penggiat TIK di satu daerah, agar para guru yang memiliki hobi yang sama dapat berkumpul secara teratur setiap bulan untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan di dalam bidang TIK. Untuk berkumpul ini juga dibutuhkan sebuah lokasi yang representatif, yang memiliki sarana dan prasarana dalam bidang TIK serta dapat dijadikan sebuah sekretariat.
Dengan dasar inilah, Depdiknas pusat mencoba untuk memacu hal tersebut dengan “memberikan kail” berupa bantuan untuk pelatihan awal dan merangsang pembentukan sekretariat TIK di masing-masing kabupaten/kota.
Program inilah yang disebut dengan Jaringan Informasi Sekolah atau disingkat JIS.
Mengapa disebut dengan Jaringan Informasi Sekolah ? Karena diharapkan fungsi utama dari prgoram ini adalah untuk menjaring seluruh sekolah di dalam satu wilayah agar saling berbagi informasi, khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Peserta JIS ini tidak terbatas kepada SMK saja, namun diikuti oleh seluruh SLTA di daerah tersebut, SLTP dan beberapa SD. Syarat utama untuk ikut di dalam JIS adalah memiliki minat terhadap TIK
Hasil yang diharapkan dari program ini adalah:
  1. Terbentuknya Jaringan Informasi Sekolah di Kabupaten/Kota
  2. Terbentuknya Jaringan Lokal (Local Area Network) di masing-masing sekolah yang menjadi peserta pelatihan
  3. Tersosialisasikannya informasi mengenai program cloning PC, sehingga bagi sekolah yang memiliki komputer dengan spesifikasi rendah, tetap dapat dimanfaatkan untuk aplikasi perkantoran atau untuk internet
Hingga tahun 2003, telah terbentuk 154 JIS di seluruh Indonesia. Ini merupakan embrio pengembangan SDM untuk program TIK yang sejak program ini digulirkan menjadi lebih cepat lagi pengembangannya
2.3 Wide Area Notwork (WAN) Kota (2002-2003)
Perkembangan kebutuhan akan TIK sejak bergulirnya program Jarnet dan JIS semakin besar, utamanya kebutuhan terhadap koneksi internet yang digunakan untuk mempercepat proses pengiriman data dan informasi dari daerah ke pusat serta untuk proses pembelajaran.
Namun disisi lain, harga internet di Indonesia yang masih amat mahal menjadi pemikiran utama dari sekolah-sekolah tersebut. Untuk bisa membiayai operasional sehari-hari saja masih amat sulit, apalagi harus menyisihkan dana setiap bulan untuk biaya internet.
(Gambar 1. Sistem Jaringan WAN Kota)
Berdasarkan pemikiran tersebut, maka dikembangkanlah program WAN Kota, yang mencoba menghubungkan jaringan lokal di semua sekolah yang berada pada satu wilayah dan kemudian memasang koeksi internet pada salah satu simpul di daerah tersebut. Hal ini akan mengakibatkan biaya internet yang seharusnya hanya diatnggung oleh satu sekolah menjadi tanggungan bersama. Ini akan meringankan dan memudahkan sekolah-sekolah tersebut untuk turut serta menikmati koneksi internet.
Secara umum, fungsi dan manfaat program WAN Kota adalah:
  1. wahana berbagi (sharing) sumber daya data, informasi, dan program pendidikan;
  2. media komunikasi berbasis web atau multimedia antar lembaga pendidikan yang dibangun, dikelola, dan dikembangkan secar mandiri, kolektif, dan sistematis oleh semua lembaga pendidikan yang terlibat di dalam jejaring tersebut;
  3. infrastruktur pemelajaran jarak jauh (e-learning) dan pelayanan pemerintahan (e-government);
  4. sumber informasi dan komunikasi antar sekolah (SLTP, SMU dan SMK);
  5. pusat penyimpanan (server) modul pembelajaran;
  6. pusat pelatihan teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat sekitarnya;
  7. digital library (perpustakaan berbasis komputer) yang dapat diakses semua sekolah di Kabupaten/Kota.
Secara umum, teknologi yang digunakan untuk program WAN Kota ini adalah teknologi Wireless IEEE 801.11 a/b/g yang memanfaatkan frekwensi 2,4 Ghz. Dengan penggunakan frekwensi yang free inilah, maka setiap sekolah hanya bermodalkan satu set antena Grid Parabolic ataupun menggunakan antena kaleng dan wajanbolic yang dirakit sendiri sudah dapat menikmati koneksi internet yag murah.
Dengan program ini, maka bermunculan juga sentra-sentra perakitan perangkat 2,4 Ghz di beberapa tempat, sehingga menggerakkan indutri kecil di daerah tersebut. Juga di beberapa lokasi, program ini disandingkan dengan RT/RW Net, sehingga pengguna internet tidak terbatas pada sekolah saja, melainkan juga masyarakat umum.
Hingga tahun 2003, telah terbentuk 31 WAN Kota di Indonesia.
ICT Center (2004 – 2006)
Program WAN Kota yang telah dikembangkan pada tahun 2002 hingga tahun 2003 akhirnya dirasakan hanya menitikberatkan kepada aspek perangkat keras dan jaringan saja, sedangkan pengembangan TIK tidak hanya terdiri atas kedua aspek tersebut. Pengembangan SDM juga hanya berputar kepada institusi yang menjadi lokasi WAN Kota, sehingga mulai dipikirkan untuk memperluas fungsi dan tugas dari WAN Kota menjadi sebuah institusi lain yang mampu menjadi pusat TIK di daerah dan bermanfaat secara luas bagi masyarakat di sekitarnya.
Berdasarkan pemikiran inilah, lahir sebuah program dan institusi dengan nama Information and Communication Technology (ICT) Center yang berfungsi sebagai Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kabupaten/Kota.
Untuk mempersenjatai fungsi tersebut, maka ICT Center dibentuk dengan infrastruktur yang melebihi WAN Kota, karena fungsu utamanya bukan hanya sekedar menghubungkan LAN di da satu wilayah saja, melainkan meluas kepada fungsi Capacity Bulding.
Perangkat yang diberikan kepada masing-masing ICT Center adalah satu set tower dan perangkat server 2,4 Ghz untuk membagi koneksi internet yang dimiliki, satu atau dua paket laboratorium komputer, dan perangkat pendukung jaringan lainnya, seperti VoIP Phone, Router, Switch dan lain-lain. Khusus ICT Center tahun 2005 malah diberikan bantuan koneksi selama 6 bulan melalui VSAT dengan bandwidth 128 Kbps 1:1 dengan ISP Indosat M2.
Berbagai program pelatihan telah dilaksanakan oleh seluruh ICT Center ini, dan sebagian berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun institusi lainnya. Di beberapa tempat, ICT Center malah sudah menjadi sebuah kebutuhan daerah, sehingga pemanfaatan perangkat yang dimiliki tidak hanya dari sekolah itu sendiri namun sudah amat meluas hingga ke masyarakat umum.
Hingga tahun 2008 ini, total ICT Center di seluruh Indonesia adalah 430 Unit
Inherent (2006 – 2007)
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi juga turut menggeliat di dalam pengembangan TIK dan tidak kalah dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Sebenarnya, sejak tahun 90-an, sudah banyak perguruan tinggi yang secara parsial maupun kelompok kecil telah mengembangkan infrastruktur TIK di kampus masing-masing. Yang amat terkenal adalah ITB dengan berbagai risetnya untuk bidang internet dan jaringan lokal.
Secara nasional, infrastruktur yang dibangun untuk menghubungkan seluruh perguruan tinggi dibangun pada tahun 2006, dalam bentuk program Indonesian Higher Education Network atau Inherent.
Program INHERENT menghubungkan 32 perguruan tinggi sebagai backbone utama dimana perguruan tinggi lainnya dapat terhubung ke PT backbone tersebut apabila hendak terhubung dalam satu sistem jaringan.
(Gambar 2. Sistem Jaringan INHERENT)
Karena tujuan utama dari sistem ini adalah untuk riset dan pengembangan, maka jalur data yang disiapkan cukup besar, bahkan mencapai 155 Mbps dengan link yang terkecil mencapai 2 Mbps.
Jejaring Pendidikan Nasional (2006 – sekarang)
Program ICT Center dan WAN Kota yang dibangun hingga tahun 2006 telah berhasil membangun jaringan lokal di dalam masing-masing kabupaten kota, serta telah membentuk komunitas di dalam bidang TIK.
Selanjutnya, untuk menggabungkan seluruh ICT Center, WAN Kota dan Institusi pendidikan lainnya di seluruh Indonesia, pada tahun 2006 dikembangkan program Jejaring Pendidikan Nasional atau Jardiknas.
Untuk memudahkan pengelolaan, Jardiknas dibagi atas 4 zona, yaitu Zona Kantor Dinas dan Institusi, Zona Perguruan Tinggi, Zona Sekolah, dan Zona Personal (Guru dan Siswa)
(Gambar 3. Sistem Jaringan Jardiknas)
Seluruh lokasi terhubung dengan teknologi MPLS dan dikelola oleh 3 NOC, dimana seluruh NOC dihubungkan dengan link internasional dan IIX sebesar 200 Mbps.
Hingga akhir tahun 2007, telah terhubung 1.014 titik institusi dan 11.825 sekolah dengan Jardiknas.
SEA EduNet ( 2008 )
Rencana pengembangan ke depan adalah mengintegrasikan jejaring yang telah dibentuk di Indonesia dengan negara-negara tetangga, agar dapat dilaksanakan sharing knowledge dengan lebih intensif. Hal ini bertujuan agar seluruh institusi kita memiliki wawasan yang lebih mengglobal.
Salah satu teknologi yang saat ini sedang dijajaki oleh Depdiknas, utamanya oleh institusi Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Distance Learning Centre (SEAMOLEC) adalah teknologi multicast, yang menggunakan perangkat parabola untuk downstream dan teresterial untuk upstream.
Teknologi ini amat sesuai dengan kondisi geografis di Indonesia, yang bergunung-gunung dan masih sulit dijangkau secara merata dengan koneksi kabel.
(Gambar 4. Sistem Jaringan SEA EduNet)
Diharapkan pada tahun-tahun berikut'a sudah dapat diujicobakan pada seluruh Propinsi di Indonesia.